Merasa sangat sakti, Prabu Nagabaginda kemudian pergi ke Suralaya, menagih janji Sanghyang Manikmaya yang akan memberikan Dewi Supreti dan kekuasan untuk merajai seluruh dasar bumi. Tetapi Sanghyang Manikmaya tidak dapat memenuhi janjinya, karena Dewi Supreti telah dianugerahkan kepada Anantaboga, yang telah mendapat kedudukan setingkat dewa dan kekuasaan penuh untuk menguasai tujuh bagian bumi/ Saptapratala. Prabu Nagabaginda menjadi marah dan menyerang Suralaya. Ia berhasil mengalahkan para dewa. Tapi akhirnya Prabu Nagabaginda tewas dalam peperangan melawan Anantareja, putra Dewi Nagagini -- putri Hyang Anantaboga, dengan Bima -- satu dari lima satria Pandawa, putra Prabu Pandu, raja negara Astina dengan Dewi Kunti. Oleh Bathara Guru, negara Jangkarbumi kemudian diserahkan kepada Anantareja.
NAGABAGINDA
Merasa sangat sakti, Prabu Nagabaginda kemudian pergi ke Suralaya, menagih janji Sanghyang Manikmaya yang akan memberikan Dewi Supreti dan kekuasan untuk merajai seluruh dasar bumi. Tetapi Sanghyang Manikmaya tidak dapat memenuhi janjinya, karena Dewi Supreti telah dianugerahkan kepada Anantaboga, yang telah mendapat kedudukan setingkat dewa dan kekuasaan penuh untuk menguasai tujuh bagian bumi/ Saptapratala. Prabu Nagabaginda menjadi marah dan menyerang Suralaya. Ia berhasil mengalahkan para dewa. Tapi akhirnya Prabu Nagabaginda tewas dalam peperangan melawan Anantareja, putra Dewi Nagagini -- putri Hyang Anantaboga, dengan Bima -- satu dari lima satria Pandawa, putra Prabu Pandu, raja negara Astina dengan Dewi Kunti. Oleh Bathara Guru, negara Jangkarbumi kemudian diserahkan kepada Anantareja.
EmoticonEmoticon